Aku Milikmu dari Dewa 19 didandani Ulang Ahmad Dhani CS, Turun Nada Tapi Asyik

Kamis, 9 Desember 2021 23:11 WIB

Share
Aku Milikmu dari Dewa 19 didandani Ulang Ahmad Dhani CS, Turun Nada Tapi Asyik
Dewa 19 formasi baru. (foto: dewa19officialfansclub)

GERBANG JAKARTA- Ahmad Dhani udah keluar dari sel penjara setelah drama panjang melelahkan. Ahmad Dhani yang dedengkot Dewa 19 balik lagi ke musik dengan gaya khasnya.

Beberapa lagu direkam ulang Ahmad Dhani baik bareng Dewa 19 ataupun artis lainnya. Oh ya, Dewa 19 sudah gaada vokalis sekarang, jadi feat Virzha tulisannya.

Dalam sebuah sesi wawancara, Ahmad Dhani mengaku kalau lagu yang direkam ulang saat ini adalah bentuk ketidakpuasannya dalam hal aransemen musik.

“Ya bisa dibilang seperti Mahameru, Masihkah Ada,” ujar Ahmad Dhani sebelum dipotong ketawa 2 MC yang mewawancarai bos Dewa 19 itu.

Aku Milikmu adalah salah satu dari sekian masterpiece Dewa 19 yang didandani ulang Ahmad Dhani CS.

 

Berbekal bank lagu yang amat luas, elo bisa liat aja sendiri gimana isi rumah Ahmad Dhani yang mirip seperti istana kaset dan vinyl itu.

Nah kalau rumah gue isinya paling TV, kaset bajakan Rp5000 an termasuk ada Dewa 19 juga dan bacotan penghuni rumah yang bagaikan “simfoni yang indah.”

Aku Milikmu sendiri adalah tembang awal pembuka album Dewa 19 dengan judul Format Masa Depan tahun 1994.

Cerdiknya Ahmad Dhani CS adalah selalu nempatin lagu bagus di trek pertama dalam album, seperti Kangen (19), Aku Milikmu (Format Masa Depan), IPS + Cukup Siti Nurbaya (Terbaik Terbaik), Kirana (Pandawa Lima), Mukadimah + Roman Picisan (Bintang Lima), Arjuna (Cintailah Cinta) dan Pangeran Cinta (Laskar Cinta) juga album lain Dewa 19.

Aku Milikmu ini diciptakan oleh Andra Ramadhan, Ari Lasso dan Ahmad Dhani. Kini lagu itu diisi oleh Virzha pada vokal yang kita pada tahu berbeda dengan dua vokalis sebelumnya.

Virzha yang jebolan pencarian bakat itu beruara unik hampir seperti Blaze Bayley jika di Iron Maiden. Ya ibarat Paul Dianno sebagai Ari Lasso, Once sebagai Bruce Dickinson dan Virzha sebagai Blaze Bayley vokalis ketiga dan bersuara berbeda.

Meski Virzha nih anggota gak resmi, tapi udah banyak yang doi isi vokal di lagu lama Dewa 19, seperti Selimut Hati, Mahameru, Masihkah Ada dan lain-lain.

Aku Milikmu juga termasuk yang doa nyanyikan ulang dengan nada berbeda. Beuh Ahmad Dhani memang cerdas cuk, aransemennya bisa dikatakan kelas dunia, sangat berbeda dengan versi pertamanya.

Kalau biasa kita dengerin versi E mayor sekarang turun jadi D. Aku Milikmu dari Dewa 19 meski turun nada, kerapihan dengan menyelipkan sisi futuristik dalam alunan musiknya menjadi daya tarik, khususnya dalam menandingi para pengcover muda yang gentayangan di YouTube.

Virzha sesekali menyanyi dengan nada tingginya, gebukan Agung Gimbal sangat variatif, Ahmad Dhani tak membatasi kreativitas dari koleganya itu.

Andra Ramadhan yang udah punya 4 anak seperti biasa tampil rapi. Di video klip Aku Milikmu Dewa 19, doi lebih mirip Sub Zero lengkap dengan masker dan kupluk hitam.

Ahmad Dhani mengisi ruang pada lagu, lengkap dengan keyboard banyak seperti Mic Michaeli, keyboardist band Swedia, Europe.

Pembetot bass, Yuke Sampurna bermain standar mengikuti gebukan Agung yang variatif. Nah solo gitar khas Joe Satriani di akhir lagu diganti dengan senyum Om Yuke Sampurna diiringi gebukan drum yang telah dipoles.

Beuh mantap versi baru dari Aku Milikmu dari Dewa 19 ini, tampaknya Ahmad Dhani CS mengincar pasar milenial lebih jauh namun tetap menonjolkan motonya “Idealis Komersil.”

Saat gue cek 21 November 2021 di kanal nya Ahmad Dhani “Video Legend” Aku Milikmu yang udah didandani ulang ini telah ditonton ratusan ribu orang. Secara, Aku Milikmu bisa dikatakan masterpice Dewa 19 era Ari Lasso selain Kangen, Cukup Siti Nurbaya, Kamulah Satu-satunya dan lain-lain.

Suara Baladewa dan Bukan baladewa pun serempak mengapresiasi versi baru Aku Milikmu ini yang lebih segar dan anak muda sekali.

Mungkin kedepannya, Ahmad Dhani CS akan aransemen lagi lagu-lagu Dewa 19 yang lain namun dengan versi yang sudah ditebak.***
 

Reporter: Dikki Wahyu Afandi
Editor: Dikki Wahyu Afandi
Contributor: Dikki Wahyu Afandi
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar