Aku Milikmu dari Dewa 19 didandani Ulang Ahmad Dhani CS, Turun Nada Tapi Asyik

Kamis, 9 Desember 2021 23:11 WIB

Share
Aku Milikmu dari Dewa 19 didandani Ulang Ahmad Dhani CS, Turun Nada Tapi Asyik
Dewa 19 formasi baru. (foto: dewa19officialfansclub)

Aku Milikmu ini diciptakan oleh Andra Ramadhan, Ari Lasso dan Ahmad Dhani. Kini lagu itu diisi oleh Virzha pada vokal yang kita pada tahu berbeda dengan dua vokalis sebelumnya.

Virzha yang jebolan pencarian bakat itu beruara unik hampir seperti Blaze Bayley jika di Iron Maiden. Ya ibarat Paul Dianno sebagai Ari Lasso, Once sebagai Bruce Dickinson dan Virzha sebagai Blaze Bayley vokalis ketiga dan bersuara berbeda.

Meski Virzha nih anggota gak resmi, tapi udah banyak yang doi isi vokal di lagu lama Dewa 19, seperti Selimut Hati, Mahameru, Masihkah Ada dan lain-lain.

Aku Milikmu juga termasuk yang doa nyanyikan ulang dengan nada berbeda. Beuh Ahmad Dhani memang cerdas cuk, aransemennya bisa dikatakan kelas dunia, sangat berbeda dengan versi pertamanya.

Kalau biasa kita dengerin versi E mayor sekarang turun jadi D. Aku Milikmu dari Dewa 19 meski turun nada, kerapihan dengan menyelipkan sisi futuristik dalam alunan musiknya menjadi daya tarik, khususnya dalam menandingi para pengcover muda yang gentayangan di YouTube.

Virzha sesekali menyanyi dengan nada tingginya, gebukan Agung Gimbal sangat variatif, Ahmad Dhani tak membatasi kreativitas dari koleganya itu.

Andra Ramadhan yang udah punya 4 anak seperti biasa tampil rapi. Di video klip Aku Milikmu Dewa 19, doi lebih mirip Sub Zero lengkap dengan masker dan kupluk hitam.

Ahmad Dhani mengisi ruang pada lagu, lengkap dengan keyboard banyak seperti Mic Michaeli, keyboardist band Swedia, Europe.

Pembetot bass, Yuke Sampurna bermain standar mengikuti gebukan Agung yang variatif. Nah solo gitar khas Joe Satriani di akhir lagu diganti dengan senyum Om Yuke Sampurna diiringi gebukan drum yang telah dipoles.

Beuh mantap versi baru dari Aku Milikmu dari Dewa 19 ini, tampaknya Ahmad Dhani CS mengincar pasar milenial lebih jauh namun tetap menonjolkan motonya “Idealis Komersil.”

Halaman
1 2 3
Reporter: Dikki Wahyu Afandi
Editor: Dikki Wahyu Afandi
Contributor: Dikki Wahyu Afandi
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar