Polres Jakbar Periksa 7 Saksi Kasus Dugaan Kartel Kremasi

Sabtu, 24 Juli 2021 11:00 WIB

Share
Ada mafia di krematorium jenazah Covid-19 (Foto: pixabay)

GERBANG JAKARTA. Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat telah memeriksa beberapa saksi kasus dugaan kartel kremasi yang sempat viral beberapa hari lalu

"Sampai saat ini kami telah memanggil 7 orang saksi terkait kasus dugaan praktik kartel kremasi yang sempat viral di Jakarta Barat ” ujar Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo, Jumat, 23/7/2021.

”Ketujuh orang itu kami panggil untuk dimintai keterangan terkait adanya dugaan praktik mark-up dalam biaya kremasi,” imbuh Ady.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono menambahkan, ”Ketujuh orang saksi tersebut kami mintai keterangan, yang terdiri dari 2 orang pengelola Yayasan Mulia di Jakarta Barat, 1 orang pengelola krematorium Mulia di karawang, dan 1 orang pembuat narasi viral serta 3 orang saksi terkait lainnya.”

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi mendapati adanya dugaan praktik percaloan. "Namun masing-masing berdiri sendiri, tidak terorganisir seperti kartel. Modusnya menaikan harga dengan motif memperoleh keuntungan,” jelas Joko.

Hingga saat ini Polres Metro Jakarta Barat belum menerima laporan korban dugaan praktik tingginya biaya kremasi tersebut.

"Kami masih menunggu adanya laporan dari korban dan kami masih terus melakukan upaya penyelidikan terkait dugaan praktik kremasi ini," pungkas Joko.

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler