Sekamar dengan Majikan, Penghasilan TKI Titi Tilah Rp13 Juta per Bulan

Selasa, 11 Mei 2021 14:00 WIB

Share
Sekamar dengan Majikan, Penghasilan TKI Titi Tilah Rp13 Juta per Bulan<br>
TKW asal Indonesia satu kamar dengan bos laki-laki (Foto: Instagram/Titi Tilah)

GERBANG JAKARTA. TKW asal Indonesia bernama Titi Tilah menjadi sorotan netizen karena harus tinggal satu kamar dengan majikan laki-laki asal Taiwan.

Diketahui, Titi kerap membagikan konten video yang ia upload di Youtube. Ia pun kerap membagikan postingan video saat ia bekerja bersama bos laki-lakinya.

 

 

Titi memiliki alasan tertentu, kenapa ia harus satu kamar dengan sang bos tersebut. Bukan tanpa sebab yang jelas, tapi karena keadaan bos yang miliki kebutuhan khusus. Titi bekerja mengurus pria berkursi roda yang sering disebutnya sebagai 'mas bos' atau 'den bagus'.

Pria berkursi roda tersebut diketahui tidak dapat menggerakkan kaki dan tangannya sehingga perlu dibantu untuk berbagai aktivitas. Berbeda dengan kebanyakan TKW, terkadang Titi juga harus mengikuti majikan ke kantor atau tempat lain untuk meeting.

Titi bahkan mengungkapkan berapa gaji dia per bulan. Secara terang-terangan, ibu dua anak tersebut mengungkap ia mendapat sekitar Rp13 jutaan per bulan. Hal itu sempat mengundang pertanyaan dari sesama TKW di Taiwan yang menyebut angka itu terlalu besar, sehingga Titi dituding bukan pekerja legal.

Mengenai itu, Titi menjelaskan situasinya. Dikatakan jika angka tersebut merupakan hasil negosiasinya dengan majikannya yang juga selalu menambahkan gaji setiap perpanjangan kontrak. Titi juga tidak tergabung dengan agensi jadi tidak ada potongan.

"Gaji itu tergantung majikan. Jadi setelah lepas agensi saya langsung negosiasi sama bos. Mas bos (pria yang diurusnya) sendiri yang bilang sama bapaknya (yang menggajinya) kalau Tilah pulang setelah tiga tahun (untuk cuti) dan balik ke sini saya mau diurus sendiri tanpa agensi jadi sudah tidak bayar agensi," kata Titi dalam sebuah video yang diunggah September 2020.

 

Halaman
1 2
Editor: Renny Sundayani
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar