TNI Minta Bantuan Australia dan Singapura Cari KRI Nenggala-402

Kamis, 22 April 2021 06:20 WIB

Share
TNI Minta Bantuan Australia dan Singapura Cari KRI Nenggala-402

GERBANG JAKARTA. Kapal selam KRI Nenggala-402 beserta 53 awaknya hilang kontak di sekitar perairan Bali pada Rabu. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dikabarkan oleh Reuters minta bantuan Australia dan Singapura.

Hadi Tjahjanto mengatakan beberapa negara sudah menawarkan bantuan untuk mencari kapal selam itu, termasuk MV SWIFT Rescue dari Singapura yang diberitakan sudah bergerak menuju perairan Bali, dengan estimasi tiga hari perjalanan untuk membantu pencarian di bawah air. Sementara hingga berita ini tayang, perwakilan dari Departemen Pertahanan Australia belum berkomentar soal permintaan tersebut, seperti disitir oleh Voice of America (VOA). 

KRI Nanggala-402 yang berbobot 1.395 ton dibangun di Jerman pada tahun 1977 atau 1978. Kapal itu sempat menjalani perbaikan selama dua tahun di Korea Selatan pada tahun 2012.

Indonesia pada masa lalu mengoperasikan armada laut yang terdiri atas 12 kapal selam yang dibeli dari Uni Soviet. Tetapi sekarang ini Indonesia hanya memiliki armada yang terdiri atas lima kapal selam, dua kapal selam Tipe 209 buatan Jerman dan tiga kapal yang lebih baru buatan Korea Selatan.

Indonesia telah berusaha untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya, tetapi sebagian peralatan yang masih dioperasikannya telah tua. Telah beberapa kali ini terjadi kecelakaan maut yang melibatkan pesawat transport militer tua dalam beberapa tahun ini.

Reporter: Admin Local
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar