Surat Wasiat Zakiah: Menyoal Pancasila, UUD 45, Hingga Komut Pertamina

Kamis, 1 April 2021 13:27 WIB

Share
Surat Wasiat Zakiah: Menyoal Pancasila, UUD 45, Hingga Komut Pertamina

GERBANG JAKARTA.  Pelaku teror yang menyerang Mabes Polri, Zakiah Aini meninggalkan surat wasiat, sebelum menjalankan aksi nekatnya. 

Dalam surat wasiat tersebut, Zakiah menyebut apa yang dilakukannya merupakan suatu kebenaran. Menurutnya, aksi teror yang dilakukannya merupakan bagian dari jihad. "Insya Allah dengan karunia Allah amalan jihad Zakiah akan membantu memberi syafaat kepada keluarga di akhirat. Jihad adalah tertinggi dalam Islam," tulis Zakiah dalam suratnya.

Zakiah juga menyebut nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dia tak ingin keluarganya membanggakan Komisaris Utama Pertamina itu, karena non-Muslim.

"Pesan berikutnya untuk kaka, agar jaga dede dan mama, ibadah kepada Allah, dan tinggalkan penghasilan dari yang tidak sesuai ajaran Islam, serta tinggalkan kepercayaan kepada orang-orang yang mengaku mempunyai ilmu, dekati ustaz/ulama, tonton kajian dakwah, tidak membanggakan kafir Ahok dan memakai hijab kak," pintanya. 

Selain itu, Zakiah juga menyinggung soal demokrasi, Pancasila, hingga Undang-undang Dasar 1945. Dia menilai semua hal tersebut tidak dibenarkan oleh ajaran yang diyakininya. "Demokrasi, Pancasila, UUD, pemilu, berasal dari ajaran kafir yang jelas musyrik. Zakiah nasehatkan kepada mama dan keluarga agar semuanya selamat dari fitnah dunia yaitu demokrasi, pemilu dan tidak murtad tanpa sadar," pungkasnya.

Reporter: Fierardi Rozy
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar