DPRD Minta PAM Jaya Benahi Laporan Keuangan dan Tingkatkan Keuntungan

Rabu, 24 Maret 2021 21:17 WIB

Share
DPRD Minta PAM Jaya Benahi Laporan Keuangan dan Tingkatkan Keuntungan

GERBANG JAKARTA. Komisi C DPRD Provinsi DKI Jakarta minta Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya membenahi laporan keuangannya, serta menyerahkan Laporan Keuangan 2020 yang telah diaudit (audited).

Dalam Laporan Keungan (unaudited) yang disampaikan saat Rapat Kerja dengan Komisi C hari ini, Rabu (24/3/2021), PAM Jaya melaporkan pencatatan keuangan sebesar Rp2,58 triliun. Besaran angka tersebut diperoleh dari aset lancar Rp1,98 triliun dan aset tidak lancar Rp597,99 miliar. Sedangkan liabilitas (hutang) tercatat Rp1,98 triliun, serta ekuitas (modal) Rp594,16 miliar.

Namun Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Rasyidi HY menyayangkan, laporan keuangan yang disampaikan itu ternyata belum diaudit. Dewan minta PAM Jaya menyerahkan Laporan Keuangan 2020 yang sudah diaudit dalam waktu dekat.

Komisi C juga menilai PAM Jaya perlu mencari terobosan yang lebih optimal di tahun 2021. Sebab, berdasarkan laporan laba rugi unaudited, total penghasilan komprehensif hanya mencapai Rp82,98 miliar di tahun 2020. Padahal, tahun 2019 setelah diaudit tercatat laba bersih sebesar Rp327,23 miliar. Apalagi PAM Jaya sudah mendapat Penyertaan Modal Daerah (PMD) sebesar Rp385 miliar.

Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya Priyatno Bambang Hernowo mengatakan, pihaknya sedang berupaya menyelesaikan proses auditing laporan keuangan PAM Jaya tahun 2020 secara komprehensif. Di mana, laporan tersebut juga telah dikoreksi dan dievaluasi oleh BPK DKI Jakarta.

“Memang menjadi target kami bahwa laporan audit ini bisa selesai di bulan Maret ini. Beberapa concern yang disampaikan terkait bagaimana rencana kegiatan anggaran itu juga menjadi masukan menjadi kami,” terangnya. PAM Jaya memastikan akan selalu bersikap proaktif dalam merumuskan rencana kegiatan anggaran.

Reporter: Admin Local
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar